Puluhan ASN Di Kabgor Positif Covid, Sekda dan Beberapa Kadis Diantaranya

3921

Butota.id (Daerah) Kabupaten Gorontalo Temuan 58 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang positif Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo (Pemda) menarik perhatian Masyarakat.

58 klaster baru dari ASN yang positif Covid-19 itu usai dilakukan tes swab massal di lingkungan Pemda Gorontalo pada tanggal 27 juli lalu di wisma Atlet Sport Center Limboto.

Sesuai hasil Pemeriksaan Covid-19 dari Laboratorium Balai Pengawas Obat Dan Makanan Di Gorontalo, pada penerimaan spesimen tertanggal 29 Juli 2020 terdapat 9 pejabat eselon II. Diantaranya Sekertaris Daerah Hadijah Thaib, Kepala Bapedda Cokro Katili, Kadis Sosial Husain UI, Kadis DLH Syaiful Kiraman dan lain-lain.

Dikonfirmasi melalui selullernya Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Gorontalo Ronie Sampir membenarkan kabar tersebut. Kata Ronie dari 129, ada 58 ASN yang positif Covid-19.

“Hasil Spesimen 129 yang  diswab yang dilakukan gugus tugas sebelumnya menghasilkan 58 ASN yang Positif. Dari 58 tersebut 9 pejabat eselon II dan sisanya eselon III dan staf kantor di Kabupaten Gorontalo.” Jelas Ronie.

Untuk kegiatan kantor di lingkungan Pemda kabupaten sendiri tetap ada, dilakukan di rumah, ini untuk mencegah penyebaran lanjutan selama seminggu.

“Kenapa seminggu? Itu untuk memberi kesempatan kepada yang positif untuk melanjutkan Isolasi selama 14 hari, karena mereka diambil swab seminggu lalu. Protap baru sebenarnya hanya 10 hari, tapi kita genapkan 14 hari.” Tutur Ronie.

Selain itu, Roni juga mengatakan, apa bila di salah satu kantor ada Kepala Dinasnya yang positif, maka seluruh staf akan di lakukan pemeriksaan repid test. Untuk pelayanan kantor akan di lakukan sesuai sistim yang diatur oleh kepala OPD masing-masing.

“Misalnya pegawainya sepuluh, hanya lima yang masuk. Namun, juga harus tetap jalankan protokol kesehatan. Harus pakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak sosial.” Tandas Roni. (B2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here