
Harga emas Antam (ANTM) mengalami kenaikan signifikan, mencatatkan harga baru Rp1.928.000 per gram pada perdagangan hari ini, Kamis, 12 Juni 2025. Kenaikan ini melanjutkan tren positif yang terlihat dalam beberapa hari terakhir, di mana nilai emas mengalami lonjakan sebesar Rp18.000. Sementara itu, harga buyback, yaitu nilai yang didapat pemilik saat menjual emas batangan, juga mengalami kenaikan dengan angka yang sama menjadi Rp1.772.000.
Kenaikan harga emas ini berlaku di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta. Sejalan dengan harga yang meningkat, penting untuk diketahui bahwa beberapa jenis emas mungkin tidak tersedia dalam stok di kantor tersebut saat ini. Ketidakpastian dalam ketersediaan ini mungkin mempengaruhi keputusan pembeli yang ingin berinvestasi di emas.
Aturan Pajak Pembelian Emas
Salah satu faktor yang patut diperhatikan dalam pembelian emas batangan adalah penerapan pajak penghasilan (PPh) yang dikenakan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap pemelian emas batangan dikenakan PPh sebesar 0,9%. Namun, bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan mengikutsertakan nomor tersebut dalam transaksi, potongan pajak dapat diturunkan menjadi 0,45%. Hal ini dapat menjadi pertimbangan penting bagi investor untuk maksimalisasi keuntungan.
Rincian Harga Pecahan Emas Antam
Berikut adalah detail harga pecahan emas Antam berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia:
- Emas 0,5 gram: Rp1.014.000
- Emas 1 gram: Rp1.928.000
- Emas 2 gram: Rp3.796.000
- Emas 3 gram: Rp5.669.000
- Emas 5 gram: Rp9.415.000
- Emas 10 gram: Rp18.775.000
Melalui rincian ini, terlihat bahwa harga emas tidak hanya beranjak naik untuk pecahan satu gram, tetapi juga semua ukuran lainnya mengalami peningkatan, mencerminkan permintaan yang tinggi di pasar.
Faktor Mendorong Kenaikan Harga Emas
Kenaikan harga emas sering dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global hingga fluktuasi nilai tukar mata uang. Ketika ketidakpastian ekonomi melanda, banyak investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman seperti emas. Hal ini berkontribusi terhadap permintaan yang meningkat, serta mendorong harga emas untuk naik.
Lebih jauh lagi, kebijakan moneter yang diambil oleh sejumlah bank sentral di seluruh dunia dan gejolak geopolitik juga berperan besar dalam menentukan nilai emas di pasar internasional. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi pilihan investasi yang optimal, meningkatkan daya tariknya di kalangan investor lokal maupun global.
Tren Investasi Emas di Indonesia
Di Indonesia, investasi emas semakin menjadi pilihan banyak orang sebagai instrumen penyimpan nilai. Hal ini ditunjang oleh kemudahan akses melalui berbagai platform yang menawarkan transaksi emas secara digital. Selain itu, edukasi mengenai investasi emas semakin meningkat, sehingga masyarakat lebih memahami manfaat dan risiko yang terkait.
Dengan harga yang terus melonjak, masyarakat diharapkan melakukan analisis dan perencanaan sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Pemahaman mendalam tentang pasar emas dan pemantauan harga secara berkala akan sangat membantu dalam mengambil keputusan yang bijak.
Emas, sebagai salah satu instrumen investasi tradisional, terus menunjukkan daya tarik dan potensi pertumbuhan yang signifikan. Dengan terus memantau perkembangan harga dan arus pasar, investor dapat menentukan waktu dan cara terbaik untuk berinvestasi dalam logam mulia ini.





