BRI Bangun Sinergi Media-Korporasi melalui Program Fellowship Journalism

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk baru saja meluncurkan program BRI Fellowship Journalism 2025, yang bertujuan untuk menjalin sinergi strategis antara institusi keuangan dan dunia pers di Indonesia. Program ini tidak hanya menawarkan beasiswa pendidikan bagi jurnalis, tetapi juga berupaya membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan media.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menekankan bahwa inisiatif ini lebih dari sekadar pemberian beasiswa. “Kami melihat media bukan hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menyuarakan narasi pembangunan,” ungkapnya dalam acara inaugurasi yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini. Hal ini menunjukkan komitmen BRI untuk berkontribusi terhadap pembangunan kapasitas media dan jurnalis di tanah air.

Program BRI Fellowship Journalism 2025 diikuti oleh 256 jurnalis yang telah menghasilkan 275 karya jurnalistik. Seleksi peserta dilakukan melalui proses yang ketat, termasuk tahap administrasi, psikotes, dan sesi Journalist on Site. Dari proses tersebut, 115 jurnalis yang berasal dari berbagai platform media seperti cetak, televisi, radio, dan daring berkesempatan mengikuti mentoring dari tokoh-tokoh media nasional.

Di akhir program, para peserta berhasil menghasilkan lebih dari 2.400 pemberitaan mengenai BRI dalam waktu dua bulan. Beragam tema diliput, mulai dari literasi keuangan hingga inovasi layanan publik, yang dikemas secara independen dan profesional oleh para jurnalis. Kualitas pemberitaan ini mencerminkan potensi besar jurnalis Indonesia dalam mengedukasi masyarakat tentang isu-isu penting.

BRI menginginkan hubungan yang terjalin dengan media tidak bersifat transaksional, melainkan lebih kolaboratif dan edukatif. Pembekalan dari para mentor diharapkan dapat memperkaya perspektif jurnalis dalam memahami isu-isu pembangunan nasional. “Di era digital yang serba cepat, membangun relasi dengan media harus dilakukan lewat pendekatan yang strategis dan berkelanjutan,” tambah Hendy.

Program ini mencerminkan langkah awal BRI dalam membangun ekosistem media yang kuat dan adaptif seiring perubahan zaman. BRI mengajak korporasi lain untuk berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas media, sehingga keberlanjutan dialog antara perusahaan dan jurnalis semakin terjaga. Dengan dukungan yang solid dari berbagai pihak, diharapkan ekosistem media dapat terus berkembang dan beradaptasi.

Melalui BRI Fellowship Journalism 2025, BRI tidak hanya bertindak sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai pihak yang secara aktif membangun narasi positif mengenai pembangunan di Indonesia. Inisiatif ini menjadi contoh praktik terbaik mengenai bagaimana kolaborasi antara korporasi dan media dapat menciptakan dampak sosial yang signifikan.

Sebagai program yang sudah berlangsung sejak 2022, BRI berharap dapat menjadi pionir dalam kemitraan media-korporasi yang berorientasi pada dampak jangka panjang. Dengan mengedepankan transparansi dan profesionalisme, diharapkan program ini dapat menginspirasi lebih banyak jurnalis untuk mengeksplorasi isu-isu krusial di masyarakat.

Program ini menunjukkan bahwa peran jurnalis sangat penting dalam memandu masyarakat merespons perubahan dan melakukan adaptasi di era digital. BRI Fellowship Journalism bukan hanya tentang pemberian beasiswa, melainkan sebuah komitmen untuk meningkatkan kualitas jurnalistik dan memperkuat fondasi media di tanah air.

Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memicu lebih banyak inisiatif serupa di masa depan, untuk menciptakan sebuah ekosistem media yang lebih kuat, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Sementara itu, BRI terus berupaya untuk berkontribusi secara aktif dalam membangun hubungan yang produktif antara sektor korporasi dan media.

Berita Terkait

Back to top button