Menkeu Sri Mulyani Minta Polri Amankan APBN demi Stabilitas Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan perlunya Polri untuk memainkan peran aktif dalam menjaga keberlanjutan fiskal dan stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polri 2025 di Jakarta pada Jumat (20/6/2025), Sri Mulyani mengungkapkan, “Kepolisian juga punya tanggung jawab ikut menjaga kesehatan APBN.”

Sri Mulyani menyoroti pentingnya kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan Polri dalam mengawal pelaksanaan berbagai program pembangunan nasional. Fokus utama APBN, menurutnya, akan dialokasikan untuk mendukung ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, dan pengurangan kemiskinan. Beberapa program unggulan yang disebutkan termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Peran strategis Polri dianggap vital dalam menciptakan suasana hukum dan keamanan yang mendukung iklim investasi. “Kami berharap Kepolisian untuk menjaga kepastian hukum, keamanan, dan ketenangan masyarakat,” ungkapnya, menekankan pentingnya keamanan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil.

Sri Mulyani juga menegaskan bahwa tantangan global yang semakin kompleks, seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, serta melemahnya tatanan multilateral internasional, perlu menjadi perhatian. Ia mengajak semua pihak untuk memperkuat ketahanan nasional, terutama dalam sektor ekonomi, pertahanan, dan keamanan.

“Sebagai bangsa besar, kita perlu melakukan evaluasi terus-menerus terhadap cara kita mengelola negara. Agar amanat UUD yang menyebutkan ‘melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia’ dapat kita yakini terjaga,” imbuhnya.

Menanggapi tantangan ini, Sri Mulyani mengharapkan sinergi Kementerian Keuangan dan Polri semakin meningkat. Ia juga menekankan perlunya penguatan kolaborasi dalam upaya pemberantasan narkoba bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta penguatan kepatuhan pajak, yang menyentuh aspek pengawasan keuangan dan keamanan negara.

Melihat ke depan, Sri Mulyani optimis APBN akan tetap kuat meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika global. Ia percaya bahwa langkah-langkah kolaboratif antara kementerian dan kepolisian akan berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan program-program pembangunan.

Dengan menghadapi tantangan yang kian beragam, keterlibatan Polri dalam memelihara ketertiban dan hukum adalah salah satu langkah yang dapat memperkuat APBN sebagai fondasi bagi pembangunan bangsa. Sri Mulyani berharap agar semua instrumen negara, termasuk Polri, dapat bersinergi untuk mencapai tujuan yang lebih besar demi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai penutup, sambutan Menkeu menunjukkan komitmen untuk mengoptimalkan peran semua stakeholder dalam menjaga dan membangun negara, agar kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Back to top button