Pendiri sekaligus mantan CEO FedEx Corporation, Frederick Smith, telah meninggal dunia pada Sabtu malam (21/6/2025). Kabar ini disampaikan oleh Raj Subramaniam, CEO FedEx saat ini, melalui sebuah memo resmi yang dipublikasikan di situs perusahaan. Smith, yang lahir pada tahun 1944, dikenal sebagai tokoh kunci dalam perkembangan industri logistik di seluruh dunia. Dengan dedikasi dan visi yang luar biasa, ia berhasil mengubah cara orang-orang mengirim barang dan merintis jalan bagi inovasi dalam pengiriman.
Frederick Smith terakhir menjabat sebagai Ketua Eksekutif FedEx, dan ia memiliki wawasan yang luas tentang isu-isu global yang berdampak pada perusahaan, termasuk keberlanjutan dan tata kelola perusahaan. Ia mengundurkan diri dari posisi CEO pada 2022 dan digantikan oleh Subramaniam, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) perusahaan.
Dalam memo yang ditujukan kepada karyawan, Subramaniam menyebut Smith bukan hanya pelopor industri tetapi juga sebagai mentor bagi banyak orang di perusahaan. “Fred bukan hanya pelopor industri dan pendiri perusahaan besar ini, tetapi juga mentor bagi banyak orang dan sumber inspirasi bagi semua,” ungkapnya. Pernyataan ini mencerminkan betapa besar pengaruh Smith tidak hanya pada perusahaan, tetapi juga pada individu yang mempunyai kesempatan untuk bekerja bersamanya.
Karir Smith dimulai ketika ia meluncurkan Federal Express pada tahun 1973, dengan hanya 389 anggota tim dan 14 pesawat kecil. Dalam peluncuran perdananya, perusahaan tersebut berhasil mengirimkan 186 paket dari Memphis ke 25 kota di Amerika Serikat. Keberhasilan awal ini menandai awal dari transformasi besar dalam industri pengiriman dan logistik. Berkat inovasi dan strategi yang diterapkan oleh Smith, FedEx kini telah berkembang menjadi raksasa logistik global dengan armada pesawat yang mencapai 705 unit, lebih dari 200.000 kendaraan pengiriman, dan sekitar 5.000 fasilitas operasional di seluruh dunia.
Smith tidak hanya dikenal sebagai pengusaha visioner; dia juga memiliki latar belakang yang kaya sebagai mantan perwira Korps Marinir AS dan seorang veteran Perang Vietnam. Pengalamannya di militer, menurut banyak analis, berkontribusi pada kemampuan kepemimpinannya dan cara dia mengambil keputusan kritis dalam bisnis.
Saat ini, FedEx mempekerjakan lebih dari 500.000 orang dan mengelola sekitar 17 juta kiriman setiap hari di seluruh dunia. Keberhasilan perusahaan ini tidak terlepas dari fondasi dan inovasi yang diperkenalkan oleh Frederick Smith.
Kehilangan Smith menimbulkan duka mendalam bagi banyak orang di industri logistik dan bisnis secara umum. Ia diakui sebagai seorang pelopor yang telah mengubah wajah layanan distribusi global. Warisan yang ditinggalkannya akan terus hidup melalui inovasi yang telah diciptakan dan pengaruh yang telah diberikannya kepada orang-orang di sekelilingnya.
Sebagai penghormatan, banyak pihak yang mengenang kontribusinya dalam bisnis dan inovasi. Esteem yang tinggi untuk Smith terlihat dari banyaknya pernyataan duka dan penghormatan yang muncul sejak berita kepergiannya diumumkan. Ini menjadi pengingat akan pentingnya visi dan kepemimpinan dalam menciptakan perubahan yang signifikan dalam dunia bisnis.
Sebagai penutup, Frederick Smith meninggalkan dunia ini dengan membawa warisan yang tidak ternilai bagi industri logistik serta banyak individu yang dipengaruhinya. Keberaniannya untuk berinovasi dan keberhasilannya dalam membangun FedEx akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang di masa mendatang.





