Poco C71 hadir sebagai pilihan smartphone dengan harga sangat terjangkau, yakni cuma Rp 1 jutaan. HP ini menawarkan keunggulan layar lebar berukuran 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz, fitur yang jarang ditemukan di kelas harga tersebut.
Desain Poco C71 menarik perhatian dengan dual tone backdoor dan aksen list emas di pinggiran kamera. Penampilan mewah ini mempertegas nilai jual ponsel di segmen entry-level yang biasanya tampil polos.
Layar Lega dan Nyaman
Layar Poco C71 mengusung resolusi HD+ 1640×720 piksel yang cukup jernih untuk aktivitas sehari-hari. Refresh rate 120Hz mampu memberikan pengalaman scrolling dan navigasi yang halus, bahkan pengguna dapat mengunci refresh rate ini secara permanen lewat pengaturan.
Lebih dari itu, layar ponsel ini telah mengantongi sertifikasi TUV Rheinland untuk cahaya biru rendah dan Circadian, sehingga aman untuk mata meskipun digunakan dalam waktu lama. Ukuran layar 6,8 inci juga ideal untuk menonton video dan bermain game ringan dengan bezel tipis yang menghadirkan tampilan lebih luas.
Android 15 Go Edition, Sistem Operasi Ringan
Poco C71 menggunakan Android 15 Go Edition yang terkenal ringan dan efisien. Dengan RAM 4GB, performa multitasking tetap lancar tanpa lag yang mengganggu. Keuntungan lain dari sistem operasi ini adalah bebas iklan di aplikasi bawaan yang memberikan pengalaman lebih nyaman.
Namun, OS ini memiliki keterbatasan pada fitur kustomisasi, seperti tidak bisa mengganti tema tanpa aplikasi pihak ketiga dari Play Store. Pengguna yang mengutamakan performa smooth akan merasa cocok dengan OS ini.
Performa dan Baterai
Ditenagai chipset UniSOC T725, Poco C71 mencatat skor AnTuTu sekitar 268 ribu, menandakan performa yang cukup baik di kelas Rp 1 jutaan. Smartphone ini mampu menjalankan aktivitas harian seperti chatting, media sosial, streaming YouTube, dan gaming ringan dengan cukup lancar.
Kapasitas baterai 5200mAh mampu menemani penggunaan seharian dalam kondisi normal tanpa repot mengisi daya berkali-kali.
Catatan Kekurangan
Meski banyak kelebihan, Poco C71 masih memiliki beberapa kekurangan. Speaker mono yang ditempatkan di posisi atas rentan tertutup tangan saat gaming sehingga suara yang dihasilkan kurang optimal. Output suara cenderung datar dengan bass yang tipis, tapi tidak cempreng.
Penggunaan storage eMMC membuat proses transfer data dan loading aplikasi menjadi relatif lambat. Selain itu, ponsel ini tidak dilengkapi fitur infrared blaster dan NFC, sehingga kurang lengkap untuk fungsi remote atau pembayaran elektronik seperti top up e-toll.
Sensor fingerprint yang disematkan di sisi bodi berfungsi dengan responsif dan cepat mengenali sidik jari. Sementara desain dual tone di bagian belakang tetap menjadi daya tarik tersendiri untuk sebuah smartphone sejutaan.
Harga dan Ketersediaan
Poco C71 varian RAM 4GB dan storage 128GB dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 1 jutaan saja. Perangkat ini juga merupakan kembar dari Redmi A5, namun Poco menawarkan harga yang sedikit lebih murah.
Smartphone ini sangat cocok bagi konsumen dengan budget terbatas yang membutuhkan HP berlayar besar dan performa cukup untuk aktivitas harian. Refresh rate 120Hz menjadi fitur utama yang menambah nilai lebih, menjadikan Poco C71 opsi terbaik di kelas harganya.
