OPPO A6X Harga Rp 1,6 Juta, Hadirkan Penyimpanan UFS di Kelas Entry-Level

OPPO A6X hadir sebagai salah satu smartphone entry level paling menarik di pasar Indonesia tahun 2025. Dengan banderol harga hanya Rp 1,6 juta, HP ini menawarkan spesifikasi yang biasanya ditemui pada perangkat dengan harga lebih tinggi.

Salah satu nilai jual utama OPPO A6X adalah penggunaan storage UFS 2.2 yang masih sangat jarang ditemukan pada smartphone sekelas harga sejutaan. Teknologi UFS ini memungkinkan kecepatan baca-tulis data yang 2-3 kali lebih cepat dibandingkan eMMC biasa, sehingga pengalaman membuka aplikasi dan loading game jauh lebih mulus.

Performa Chipset dan Layar yang Mendukung

OPPO memasang chipset Snapdragon 685 pada A6X, sebuah keputusan yang cukup mengejutkan karena biasanya prosesor ini hadir pada ponsel dengan harga di atas Rp 2 juta. Kombinasi chipset ini dengan storage UFS membuat kinerja smartphone lebih optimal untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Layar OPPO A6X berukuran 6,75 inci dengan panel LCD beresolusi HD+ (720p) dan mendukung refresh rate 120Hz. Refresh rate tinggi ini membuat scrolling dan animasi tampak sangat mulus. Bahkan, pengguna dapat mengunci refresh rate di 120Hz melalui pengaturan, sebuah fitur jarang ditemukan di kelas harga ini. Selain itu, tingkat brightness yang mencapai 1125 nits juga memastikan layar tetap jelas terbaca meski di bawah sinar matahari langsung.

Baterai Jumbo Tahan Lama dengan Reverse Charging

Dari sisi baterai, OPPO menyematkan kapasitas jumbo 6500mAh yang sangat memadai untuk aktivitas seharian penuh. Pengujian menunjukkan bahwa bermain game seperti Mobile Legends selama 30 menit hanya mengonsumsi sekitar 3% baterai. Begitu pula menonton YouTube selama satu jam hanya menghabiskan sekitar 5-6%. Baterai besar ini juga mendukung fitur reverse charging 5 watt yang memungkinkan OPPO A6X bisa menjadi power bank untuk mengisi daya gadget lain.

Meski pengisian daya hanya 15 watt, yang terbilang lambat karena butuh waktu sekitar 2 jam 40 menit untuk penuh, hal ini wajar bagi ponsel dengan baterai sebesar ini. Pengguna lebih disarankan untuk mengisi daya saat tidur agar tidak terasa lama.

Pengalaman Gaming dan Desain Unik

Untuk urusan gaming, OPPO A6X cukup nyaman untuk main santai. Saat memainkan Mobile Legends di pengaturan grafis tinggi, perangkat mampu menampilkan frame rate rata-rata 60fps dengan penurunan di sekitar 40fps pada saat war. Temperatur perangkat juga terjaga tetap adem meskipun bermain dalam waktu lama.

Desain OPPO A6X juga cukup menarik, terutama varian warna Violet Purple yang memiliki motif bunga cantik dengan pantulan cahaya yang estetik. Bodi ponsel menggunakan material polycarbonate dan sudah memiliki sertifikasi IP64 yang tahan debu dan cipratan air hujan. Namun, model ini belum mendukung fitur NFC maupun gyroscope, sesuatu yang masih bisa dimaklumi di kelas harga ini.

Pilihan Varian dan Harga Sesuai Kebutuhan

OPPO menyediakan beberapa konfigurasi memori, yakni 4GB RAM dengan pilihan storage 64GB atau 128GB yang keduanya dijual di bawah Rp 2 juta. Varian ini dianggap paling sepadan dan sangat direkomendasikan untuk pembeli yang menginginkan performa optimal dengan harga terjangkau.

Sementara itu, varian RAM 6GB dijual dengan harga di atas Rp 2 juta dan justru kurang direkomendasikan karena kenaikan harga cukup signifikan, sementara fitur dan spesifikasinya tidak jauh berbeda dari varian 4GB.

Keseriusan OPPO di Segmen Entry Level

OPPO A6X menjadi bukti keseriusan OPPO dalam memberikan nilai lebih di segmen entry level. Langkah menghadirkan storage UFS 2.2 dan chipset Snapdragon 685 di harga Rp 1,6 juta menunjukkan ambisi OPPO untuk bersaing ketat dengan merek lain.

Dengan fitur lengkap dan performa yang semakin mumpuni, OPPO A6X bisa menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari smartphone murah namun tetap nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas harian. Ini juga menandai perubahan strategi OPPO yang tidak lagi hanya mengandalkan branding, tapi serius menghadirkan produk bernilai tinggi.

Exit mobile version