Anrez Adelio akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu yang menyeret namanya terkait kehamilan selebgram Friceilda Prillea, atau Icel. Ia secara terbuka mengakui bahwa perbuatannya adalah sebuah kesalahan dan tidak berusaha membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Anrez, sebelum isu ini ramai dibicarakan di media sosial, dirinya bersama keluarga dan kuasa hukumnya sudah melakukan komunikasi dan langkah tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pertemuan dengan keluarga Icel sudah terjadi sebagai bentuk itikad baik sejak awal. “Kalau dari aku pribadi sih yang penting jauh sebelum kabar ini ter-blow up, aku dan keluarga serta kuasa hukum sudah melakukan hal yang baik,” ujarnya saat ditemui di Senayan, Jakarta, Senin (5/1).
Anrez mengaku terkejut ketika dituduh tidak memiliki itikad baik maupun pertanggungjawaban. Padahal menurutnya, langkah untuk bertemu keluarga sudah dilakukan. Ia menilai persoalan ini adalah aib yang seharusnya diselesaikan secara dewasa dan tidak perlu diumbar ke publik. “Aku tahu perbuatanku salah, aku tidak pernah membenarkan apa yang sudah terjadi. Ini tidak bisa dibenarkan,” jelas Anrez.
Pemain film tersebut juga menjelaskan alasan keterlambatan memberikan pernyataan ke publik. Dia mengatakan bahwa waktu yang tepat penting karena masalah ini menyangkut pribadi dan keluarga. “Ini masalah memalukan, ini aib,” imbuhnya.
Anrez belum memastikan apakah akan mendampingi proses kelahiran bayi Icel dan memilih menunggu klarifikasi resmi dalam konferensi pers. Namun, ia menegaskan sikap bertanggung jawab sudah muncul dari awal. Dia juga berjanji bersama kuasa hukumnya akan segera menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kronologi secara rinci.
Berikut poin-poin penting klarifikasi Anrez Adelio:
1. Mengakui kesalahan dan tidak berusaha membenarkan peristiwa.
2. Sudah berkomunikasi dengan keluarga Icel sebelum isu merebak.
3. Menegaskan ada itikad baik dan bertanggung jawab sejak awal.
4. Meminta persoalan diselesaikan secara dewasa, bukan dipublikasikan.
5. Menunggu waktu yang tepat untuk klarifikasi secara resmi.
6. Akan menggelar konferensi pers bersama kuasa hukum.
Klarifikasi Anrez ini memberi gambaran bahwa persoalan yang sensitif ini ditangani secara serius dan ada keinginan menyelesaikannya secara bertanggung jawab. Namun, publik masih menunggu langkah selanjutnya setelah konferensi pers digelar.





