
Penggunaan True Wireless Stereo (TWS) saat tidur ternyata memiliki beberapa risiko kesehatan yang mengejutkan. Banyak orang mengandalkan perangkat ini untuk mendapatkan kenyamanan saat beristirahat, namun justru dapat mengakibatkan masalah serius pada pendengaran dan kesehatan otak. Artikel ini akan membahas enam bahaya signifikan dari penggunaan TWS saat tidur yang sebaiknya diketahui.
1. Kotoran Telinga Menumpuk
Salah satu masalah utama dari penggunaan TWS adalah penumpukan kotoran telinga. Ketika TWS digunakan terus-menerus, kotoran telinga terdorong masuk ke dalam saluran pendengaran. Akibatnya, fungsi pendengaran bisa terganggu, bahkan dapat menimbulkan kondisi seperti kebisingan atau ketulian sementara. Penumpukan ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan sensasi tidak enak di telinga.
2. Infeksi Telinga
Penggunaan earphone dalam durasi panjang dapat menyebabkan sirkulasi udara di area telinga menurun, membuat bagian tersebut lembap. Kelembapan ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini dapat memicu infeksi telinga yang menyebabkan rasa nyeri, pembengkakan, dan gejala mengganggu lainnya. Infeksi telinga yang tidak diobati dapat berujung pada komplikasi serius jika tidak segera ditangani.
3. Gangguan Pendengaran
Volume suara dari TWS sering kali mencapai 90 hingga 108 desibel, jauh lebih tinggi dari tingkat aman yang seharusnya di bawah 85 desibel. Menurut penelitian dalam jurnal Noise Health, mendengarkan suara keras selama lebih dari tiga jam bisa memicu gangguan pendengaran, seperti tinnitus, yaitu kondisi di mana seseorang mendengar suara berdengung tanpa sumber eksternal. Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus terhadap suara keras bisa berakibat fatal, termasuk kehilangan pendengaran permanen.
4. Pusing
Tekanan pada telinga dalam akibat mendengarkan suara keras juga dapat menimbulkan efek samping seperti pusing. Kegiatan ini tidak hanya menggangu keseimbangan, tetapi juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang berkepanjangan. Dalam beberapa kasus, orang yang mengalami pusing akibat listening fatigue perlu waktu untuk pulih kembali.
5. Kerusakan Otak
Satu hal yang mungkin belum banyak diketahui adalah bahwa penggunaan TWS saat tidur bisa mengganggu kualitas tidur itu sendiri. Ketika otak tidak sepenuhnya beristirahat, akibat paparan suara, bisa berujung pada kerusakan sel-sel otak. Hal ini berpotensi berkontribusi pada masalah kognitif dan kesehatan mental yang lebih serius. Kualitas tidur yang terganggu juga mempengaruhi produktivitas dan kesehatan secara keseluruhan.
6. Nekrosis
Bahaya lain yang lebih ekstrem adalah kemungkinan terjadinya nekrosis atau kematian sel-sel pada jaringan tubuh. Ketika tidur, posisi tubuh yang berubah-ubah bisa membuat saluran telinga tertekan dan menghambat aliran darah, berpotensi menyebabkan nekrosis. Kondisi ini, jika terjadi, dapat menimbulkan rasa sakit dan gangguan yang lebih serius dalam sistem fisik.
Dengan berbagai risiko yang terlibat, penting bagi pengguna TWS untuk mempertimbangkan pilihan lain saat beristirahat. Alih-alih menggunakan TWS, pendengar musik dapat mempertimbangkan speaker yang tidak langsung terhubung ke telinga. Mengingat bahaya nyata ini, menjaga kesehatan pendengaran dan otak dari masalah jangka panjang adalah hal yang sangat krusial. Selalu prioritaskan keselamatan dan kesehatan saat menggunakan perangkat audio.





