Tubuh manusia tidak pernah beristirahat, bahkan saat tidur. Organ-organ vital seperti ginjal dan hati terus menjalankan fungsinya untuk menjaga kesehatan. Oleh karena itu, asupan cairan harian yang berkualitas sangat penting. Meskipun kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat semakin meningkat, perhatian terhadap kualitas air minum seringkali terabaikan. Kebanyakan orang lebih menekankan pada jumlah konsumsi air tanpa mempertimbangkan kandungannya.
Air minum yang tidak dimurnikan dapat mengandung berbagai zat berbahaya. Penelitian oleh Maria Latif yang dipublikasikan dalam Applied Water Science menyebutkan bahwa kandungan logam berat dalam air dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker dan gangguan ginjal. Mengingat peran ginjal dalam menyaring zat-zat berbahaya dari darah, memilih air minum yang telah dimurnikan menjadi lebih penting. Menurut dr. Ikhsanuddin Qoth’i, kebutuhan cairan setiap individu idealnya berkisar antara 30–40 ml per kilogram berat badan per hari serta air yang baik harus melalui proses penyaringan yang ketat.
Air yang dimurnikan biasanya menggunakan teknik multi-filtrasi yang diikuti oleh distilasi. Dr. Ikhsanuddin menjelaskan, produk air yang baik harus melalui kedua tahap ini, termasuk pemanasan pada suhu 110°C untuk memastikan bahwa air tersebut benar-benar bersih dari kontaminan. Proses ini menghasilkan air yang bebas dari logam berat dan senyawa terlarut lainnya.
Sebagai contoh, produk air minum Amidis menawarkan solusi dengan proses distilasi yang ketat untuk menjamin kemurnian airnya. Dalam prakteknya, Air Amidis yang dipasarkan sudah melalui tiga tahap utama: Multi Filtration, pemurnian lanjutan, dan distilasi. Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis, mengungkapkan bahwa tingkat kemurnian airnya mencapai 0 PPM, yang artinya air tersebut bahkan tidak mengandung zat terlarut, termasuk mineral yang berpotensi berbahaya.
Air yang dihasilkan dari proses ini juga diakui aman dan dapat membantu meringankan kerja ginjal. Dengan membantu menyokong proses detoksifikasi tubuh serta menjaga keseimbangan metabolisme, air murni ini menawarkan sejumlah keunggulan. Selain penyerapan yang lebih cepat oleh tubuh, air ini juga memiliki pH yang seimbang, sehingga aman untuk berbagai kelompok usia.
Tersedia dalam berbagai ukuran, air Amidis dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dari botol kecil dengan volume 220 ml hingga galon 19 liter untuk penggunaan rumah tangga, semua produk ini dirancang praktis dan mudah diakses. Adanya galon 15 liter sekali pakai juga menambah convenience bagi konsumen.
Dalam konteks kesehatan secara keseluruhan, penting untuk memahami bahwa bukan hanya sekadar banyaknya jumlah air yang diminum yang dapat memenuhi kebutuhan hidrasi, tetapi juga kualitas air itu sendiri. Mengkonsumsi air minum yang telah dimurnikan dapat membantu menjaga kesehatan organ-organ vital, khususnya ginjal, dan meminimalkan potensi risiko penyakit yang berkaitan dengan penggunaan air yang terkontaminasi.
Kesadaran akan kualitas air minum harus diperkuat di tengah meningkatnya pola hidup sehat dalam masyarakat. Memilih air minum yang tepat bukanlah kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan primer untuk menjaga kesehatan optimal. Dengan menarik perhatian pada aspek ini, harapannya masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih air minum yang tidak hanya memenuhi kuantitas, tetapi juga kualitas demi kesehatan jangka panjang.





