Cellica Nurrachadiana adalah sosok yang cukup dikenal dalam dunia politik Indonesia, terutama di kalangan masyarakat Karawang. Setelah menjabat sebagai Bupati Karawang selama dua periode, kini ia menjabat sebagai anggota DPR RI mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat VII, yang mencakup Karawang, Purwakarta, dan Bekasi. Tugas barunya ini menempatkannya di Komisi IX DPR RI, yang memiliki fokus pada isu kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.
Profil dan Latar Belakang Pendidikan
Lahir di Bandung pada 18 Juli 1980, Cellica menyelesaikan pendidikan kedokterannya di Universitas Kristen Maranatha. Ia kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Magister Hukum Kesehatan dari Universitas Katolik Soegijapranata. Kombinasi keahlian di bidang medis dan hukum ini memberikan pondasi yang kuat bagi Cellica dalam menyusun kebijakan publik, terutama yang terkait dengan kesehatan.
Pengalaman Organisasi dan Politik
Sebelum terjun ke politik, Cellica memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai organisasi sosial dan profesi. Ia menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Karawang selama hampir sepuluh tahun, di samping keterlibatannya dalam Majelis Tinggi Partai Demokrat dan beberapa posisi penting di tingkat provinsi dan nasional. Keterlibatannya dalam organisasi perempuan dan kesehatan mencerminkan komitmennya terhadap isu-isu yang dihadapi oleh warga, terutama perempuan dan anak-anak.
Karier Politik yang Cemerlang
Karier politik Cellica dimulai saat ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pada 2009. Hanya setahun kemudian, ia dilantik sebagai Wakil Bupati Karawang, menjadi salah satu wakil kepala daerah termuda pada saat itu. Kesuksesannya dalam Pilkada 2015 dan 2020 membuatnya resmi menjabat sebagai Bupati Karawang, di mana ia dikenal dengan program-program unggulan yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Dua Periode Sebagai Bupati Karawang
Selama dua periode kepemimpinannya, Cellica memperkenalkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia fokus pada pemberdayaan UMKM dan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Pendekatan humanisnya dalam kepemimpinan sering diakui sebagai nilai tambah, di mana ia selalu responsif terhadap kebutuhan warga.
Peralihan ke DPR RI dan Tanggung Jawab di Komisi IX
Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Bupati pada 2023, Cellica melanjutkan langkah politiknya dengan terpilih menjadi anggota DPR RI dalam Pemilu 2024. Dengan meraih 152.084 suara, ia menempati posisi strategis, terutama di Komisi IX yang fokus pada kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.
Sejak 1 Oktober 2024, Cellica resmi menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR yang mewakili aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Sebagai seorang dokter dan mantan kepala daerah, Cellica memiliki wawasan mendalam mengenai kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat. Lokasi dan isu yang diusung di Komisi IX sangat relevan dengan latar belakangnya di bidang kesehatan.
Kontribusi dan Harapan ke Depan
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya, Cellica Nurrachadiana diharapkan bisa membawa perubahan yang signifikan dalam kebijakan kesehatan dan sosial di Indonesia. Melihat rekam jejak dan komitmennya sebelumnya, banyak yang optimis bahwa ia akan memanfaatkan posisinya untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat, terutama dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata dan keleluasaan dalam dunia kerja.
Selain itu, perhatian dan kepeduliaannya terhadap isu-isu perempuan dan anak diharapkan tetap menjadi fokus dalam berbagai kebijakan yang akan diusungnya di DPR. Keberadaan Cellica di Komisi IX tidak hanya menjadi representasi legislasi, tetapi juga sebagai harapan bagi masyarakat dalam mewujudkan keberlanjutan dan kesejahteraan.





