Lestari Moerdijat kini menjadi sosok penting dalam politik Indonesia setelah dilantik sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Nasdem untuk periode 2024–2029. Ia mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah II, yang mencakup Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak, serta berperan aktif di Komisi X yang menangani pendidikan, olahraga, serta pengembangan sains dan teknologi.
Latar Belakang Pendidikan
Lestari Moerdijat lahir pada 30 November 1967. Pendidikan formalnya dimulai di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, di mana ia mendapatkan gelar sarjana. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Arts in Communication dari European University di Antwerp, Belgia. Tidak puas sampai di situ, ia juga memperoleh gelar Doctor of Research in Management dari Universitas Pelita Harapan. Pendidikan yang mumpuni ini membekali Lestari dengan pengetahuan yang luas, mendukung kariernya di dunia politik dan bisnis.
Karier di Sektor Bisnis dan Media
Karier profesional Lestari dimulai di sektor bisnis di PT Indocater, di mana ia menjabat berbagai posisi mulai dari Business Development Manager hingga President Director antara tahun 1996 hingga 2009. Setelah itu, ia memiliki pengalaman yang signifikan di industri media. Jabatannya di berbagai perusahaan media, termasuk Metro TV dan Media Group, menempatkannya dalam posisi strategis yang memperkuat jejaring dan pengaruhnya di dunia politik.
Di Metro TV, Lestari berperan sebagai anggota executive committee dan kemudian menjabat sebagai President Commissioner sejak 2017. Ia juga aktif di PT Citra Media Nusa Purnama dan mengemban tanggung jawab sebagai CEO Media Group dari 2011 hingga 2019. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang industri media dan komunikasi yang sangat berharga dalam aktivitas politiknya.
Awal Karier Politik
Lestari memulai perjalanan politiknya dengan bergabung ke dalam Partai Nasdem. Ia terpilih sebagai anggota DPR pada Pemilu 2019 dan langsung diangkat menjadi Wakil Ketua MPR. Keberhasilannya dalam pemilu menunjukkan dukungan masyarakat yang kuat terhadap program dan visinya.
Kembali terpilih pada Pemilu 2024, Lestari melanjutkan perannya di MPR dan masih aktif di Komisi X DPR, yang menjadi platformnya untuk mengembangkan kebijakan di bidang pendidikan dan teknologi. Ia dikenal aktif dalam memperjuangkan isu-isu yang berhubungan dengan pendidikan dan investasi di bidang riset serta inovasi.
Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan
Selain kariera politiknya, Lestari juga dikenal sebagai aktivis sosial yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan. Ia pernah menjabat sebagai ketua Yayasan Sukma yang mengelola Sekolah Sukma Bangsa di Aceh, serta terlibat dalam berbagai yayasan yang bergerak dalam bidang filantropi. Sebagai seorang penyintas kanker, Lestari memelopori beberapa gerakan sosial seperti Sahabat Lestari dan Millennials Goes Pink, yang berfokus pada deteksi dini kanker payudara.
Lestari juga aktif dalam menjaga pelestarian budaya, termasuk mendukung usulan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional dan promosi batik melalui Yayasan Dharma Bakti Lestari. Ia telah berkontribusi dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk memberikan bantuan kepada korban bencana dan terlibat dalam negosiasi pembebasan nelayan Indonesia yang disandera.
Penutup Keberanian dan Dedikasi
Dengan latar belakang yang kuat di bidang pendidikan, pengalaman luas di dunia bisnis dan media, serta dedikasi terhadap isu sosial dan kemanusiaan, Lestari Moerdijat terus menunjukkan komitmennya untuk melayani masyarakat. Di masa jabatannya yang akan datang, ia diharapkan mampu membawa perubahan positif, terutama dalam sektor pendidikan dan pengembangan teknologi di Indonesia, serta memberikan suara bagi isu-isu masyarakat luas.





