BPNT Juni 2025: Cara Cepat Cek Pencairan Bantuan Pakai KTP Secara Online

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua tahun 2025 mulai didistribusikan kembali oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Pada bulan Juni 2025, penyaluran BPNT juga mendapatkan tambahan bantuan sebesar Rp400.000 yang akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode Juni hingga Juli 2025. Namun, masih ada sebagian KPM yang belum menerima dana tersebut hingga pertengahan bulan ini. Bagi Anda yang belum mendapatkan bantuan, penting untuk mengetahui cara cepat cek pencairan BPNT menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Progres Pencairan BPNT Juni 2025

Hingga tanggal 20 Juni 2025, pencairan BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 telah mencapai 80%. Sebanyak 14,8 juta KPM BPNT sudah menerima dana bantuan mereka, sementara 7,99 juta KPM PKH juga telah tersalurkan bantuannya. Pencairan mayoritas dilakukan melalui Kartu KKS di bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Namun, penerima yang biasa mendapatkan bantuan melalui PT Pos masih mengalami keterlambatan karena adanya pembaruan sistem pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) oleh Pusat Data dan Informasi Kemensos.

Makna Status “Proses Cek Rekening” dan “Burkol”

Banyak KPM yang menemui status "Proses Cek Rekening" atau "Burkol" ketika mengecek bantuan mereka. “Burkol” atau Buka Rekening Kolektif berarti bantuan akan dicairkan dengan membuka rekening bersama, biasanya lewat PT Pos. Sementara “Proses Cek Rekening” menunjukkan bahwa dana masih dalam tahap verifikasi data dan kecocokan rekening penerima oleh bank yang bertugas. Jika data penerima yang sebelumnya muncul di aplikasi SIKS-NG tiba-tiba hilang, hal ini biasanya disebabkan oleh pembaruan sistem yang bertujuan untuk memaksimalkan keakuratan data.

Tambahan Bantuan Rp400.000 untuk Juni–Juli 2025

Tambahan bantuan sebesar Rp400.000 diberikan untuk membantu KPM dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menyambut tahun ajaran baru sekaligus meringankan beban akibat inflasi. Dana ini ditujukan kepada:

  1. Penerima BPNT murni (hanya menerima bantuan sembako),
  2. Penerima kombinasi BPNT dan PKH.

Dengan adanya bantuan tambahan ini, pemerintah ingin memastikan bantuan sosial dapat lebih signifikan dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

Cara Cepat Cek Pencairan BPNT Hanya Dengan KTP

Untuk mengetahui apakah bantuan sudah cair, KPM dapat memeriksa status pencairan secara online menggunakan KTP dengan dua metode berikut:

  1. Melalui Website Resmi Kemensos
  • Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai dengan alamat KTP
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Ketik kode verifikasi/captcha
  • Klik “CARI DATA”
  • Jika terdaftar, status bantuan akan muncul di kolom BPNT atau PKH. Tanda “APR–JUN 2025” berarti dana sudah disetujui untuk dicairkan.
  1. Lewat Aplikasi “Cek Bansos”
  • Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
  • Daftar dengan nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor HP aktif
  • Masukkan data domisili serta nama lengkap
  • Cek status bantuan di menu yang tersedia.

Penyebab Dana BPNT Belum Cair

Ada beberapa alasan mengapa bantuan belum diterima meskipun sudah memasuki periode pencairan, yaitu:

  1. Rekening KKS yang tidak aktif sehingga transfer gagal,
  2. Proses pemadanan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) yang masih berlangsung,
  3. Menunggu giliran pencairan pada termin berikutnya.

Jika status bantuan dalam aplikasi sudah menunjukkan SPM (Surat Perintah Membayar) atau SI (Standing Instruction) tetapi dana belum masuk, penerima disarankan untuk bersabar karena pencairan dilakukan secara bertahap.

Tips Agar Pencairan Dana BPNT Lancar

Agar bantuan tidak terhambat saat dicairkan, KPM disarankan untuk:

  1. Memastikan data KTP dan Kartu Keluarga (KK) sudah benar dan aktif,
  2. Rutin memeriksa status pencairan di situs resmi Kemensos,
  3. Menghubungi pendamping sosial jika menemukan masalah data,
  4. Menggunakan fitur Usul & Sanggah pada aplikasi Cek Bansos bila belum terdaftar sebagai penerima.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, proses pencairan bantuan dapat berjalan tanpa kendala.

Bantuan sosial BPNT tahap 2 dan tambahan Rp400.000 sudah mulai disalurkan sejak 13 Juni 2025. Bagi penerima yang belum mendapatkan dana, pemeriksaan dan pemantauan status bantuan dengan metode cek cepat menggunakan KTP sangat dianjurkan agar tetap mendapatkan informasi terkini. Apabila menemui kendala, layanan pendamping sosial dan fitur pelaporan di aplikasi resmi menjadi jalur resmi yang dapat dimanfaatkan.

Berita Terkait

Back to top button