PPP Fokus Persiapan Verifikasi Faktual Pemilu 2029 di Tengah Tidak Ada Wakil di Senayan
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini menghadapi situasi yang menantang karena tidak memiliki wakil di DPR RI atau Senayan. Dalam upaya membangun kembali kekuatan politiknya, PPP Jawa Barat secara intensif fokus pada konsolidasi partai dan persiapan verifikasi faktual menjelang Pemilu 2029.
Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saiful Hidayat, menyatakan bahwa verifikasi faktual adalah ujian utama bagi partai pada Pemilu 2029. Verifikasi ini menuntut PPP memperlihatkan data dan struktur organisasi yang aktif serta nyata di masyarakat. PPP harus membuktikan eksistensinya agar bisa lolos sebagai peserta pemilu dan kembali memperoleh kursi di parlemen.
Penguatan Struktur Partai hingga Akar Rumput
Untuk memperkuat pondasi partai, PPP Jawa Barat melakukan konsolidasi menyeluruh di 27 kabupaten/kota dengan melibatkan peserta dari masing-masing kecamatan. Setiap kecamatan diwakili oleh empat peserta dalam kegiatan strukturisasi partai. Semua peserta mengikuti Latihan Kader Kepemimpinan Dasar (LKKD) sebagai bekal kepemimpinan ke depan.
Pepep menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader sekaligus menyiapkan regenerasi kepengurusan di tingkat kecamatan. Pendekatan ini diharapkan membentuk struktur partai yang solid dan siap menghadapi Pemilu 2029.
Mendorong Kader Perempuan dan Kaderisasi Pemula
Selain penguatan kader laki-laki, PPP Jawa Barat memberikan perhatian khusus pada kader perempuan dengan melibatkan aktivis dari kalangan mahasiswi dan organisasi kemasyarakatan. WPP (Wanita Persatuan Pembangunan) Jawa Barat menggelar berbagai pelatihan untuk membangun basis kader perempuan yang tangguh dan berkelanjutan.
Pelatihan terakhir diikuti oleh sekitar 200 peserta sebagai langkah awal membangun jaringan kader perempuan. Selain itu, PPP juga mengembangkan Madrasah Kader Partai yang menyasar pemilih pemula dan masyarakat di luar basis tradisional.
Pendekatan Figur sebagai Kunci Memperluas Dukungan
Pepep menjelaskan bahwa keberhasilan kader dalam memenangkan pemilu kerap kali didasarkan bukan hanya pada nama partai tetapi pada figur yang dikenal dan diakui masyarakat. Karena itu, PPP aktif mengenalkan kader ke berbagai segmen masyarakat, khususnya generasi muda. Pendekatan tokoh ini penting untuk memperluas dukungan dan meningkatkan elektabilitas partai.
Menyiapkan Kader untuk Pilkada 2029
Selain fokus pemilu legislatif, PPP juga serius menyiapkan kader untuk bertarung pada pemilihan kepala daerah, termasuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2029. Pepep mengibaratkan inkubasi kader ini seperti pesantren yang melahirkan kader pemimpin, di mana PPP berkomitmen mencetak tokoh terbaik yang siap mengikuti aturan main politik.
Ia menegaskan bahwa partai politik bertugas mencetak kader pemimpin masa depan dengan landasan kepemimpinan yang kuat dan integritas.
Jawa Barat sebagai Penentu Kelolosan PPP
Jawa Barat disebut menjadi wilayah penentu keberhasilan PPP secara nasional pada Pemilu 2029. Dengan jumlah penduduk yang besar dan tantangan geografis yang cukup kompleks, PPP harus benar-benar fokus menggarap basis dukungan di provinsi ini.
Target PPP pada Pemilu 2029 di Jawa Barat adalah memperoleh 12 kursi di DPRD Provinsi, yang dinilai realistis apabila upaya konsolidasi dan kaderisasi berjalan optimal. Dengan perencanaan matang dan pelibatan kader yang masif, PPP berharap bisa kembali berkiprah di Senayan.
Persiapan verifikasi faktual dan penguatan organisasi menjadi modal utama bagi PPP menghadapi pemilu mendatang. Konsolidasi menyeluruh hingga akar rumput dan pembentukan kader pemimpin baru menjadi langkah strategis yang tengah dijalankan PPP khususnya di Jawa Barat.





