Pertandingan Indonesia melawan Jepang di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 bukan hanya sekadar laga biasa. Ini adalah momen penting bagi Justin Hubner yang harus menghadapi kembali sorotan tajam publik setelah dua insiden beruntun yang menghantuinya saat berhadapan dengan Samurai Biru. Sejak bergabung dengan timnas, Hubner memiliki catatan kelam setiap kali bertemu Jepang, di mana ia dua kali mencetak gol bunuh diri yang berujung pada kekalahan Timnas Indonesia.
Insiden pertama terjadi pada Piala Asia 2023. Dalam pertarungan tersebut, Indonesia kalah 1-3, dan pada menit ke-88, tembakan pemain Jepang, Ayase Ueda, mengenai tubuh Hubner dan mengakibatkan gol bunuh diri. Gol ini secara efektif menutup pertandingan dan menjadikan Hubner sorotan utamanya. Luka lama ini belum juga sembuh ketika Indonesia bertemu Jepang lagi di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia pada 15 November 2025. Dalam laga di Stadion GBK, Hubner, yang berusaha memotong umpan dari Daichi Kamada, malah merasa sial dengan mengarahkan bola ke gawang sendiri. Akibat insiden tersebut, Indonesia harus menelan pahit kekalahan telak 0-4.
Tantangan Mental yang Besar
Dengan catatan buruk ini, harapan besar kini tertumpu pada Hubner. Dia diharapkan dapat tampil lebih tenang dan tidak mengulangi kesalahan fatal yang telah terjadi. Mentalitas dan fokusnya akan diuji, mengingat Jepang tetap menjadi lawan dengan tekanan tinggi di setiap lini. Pelatih Patrick Kluivert kembali mempercayakan Hubner sebagai starter, menandakan keyakinannya meskipun ada riwayat buruk.
Dalam pertandingan ini, Hubner berpartisipasi sebagai bagian dari trio bek yang juga mencakup Jay Idzes dan Mees Hilgers. Walaupun Kluivert melakukan beberapa rotasi di sektor lain, lini belakang tetap dipertahankan. Emil Audero masih menjadi penjaga gawang, dan Rizky Ridho yang biasanya menjadi tandem Hubner absen karena cedera, membuat Mees Hilgers harus menggantikan posisi tersebut.
Tekanan Tinggi di Kandang Jepang
Bermain di Stadion Suita City, di tengah atmosfer yang mendukung tim tuan rumah, adalah tantangan besar bagi tim Garuda. Pada pertandingan kali ini, tugas Hubner adalah mengawal pergerakan pemain-pemain Jepang yang berbahaya seperti Takefusa Kubo dan Wataru Endo. Dalam situasi ini, aspek mental menjadi kunci. Hubner harus menjaga konsentrasi sambil berusaha mengatasi trauma dari dua gol bunuh diri sebelumnya.
Meski saat ini Jepang sudah memastikan tempatnya di Piala Dunia 2026 dan Timnas Indonesia telah mencapai babak keempat kualifikasi, gengsi tetap menjadi taruhan. Pertandingan ini bukan hanya soal angka di papan klasemen, melainkan juga soal martabat dan kebangkitan di dalam tim.
Peluang Pembuktian
Seandainya Hubner mampu tampil solid, laga ini bisa menjadi panggung pembuktian bagi bek muda 21 tahun tersebut. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak dipercaya meskipun memiliki catatan buruk sebelumnya. Kualitas permainan yang ditunjukkan dalam pertandingan mendatang bisa menjadi penentu untuk kariernya di masa depan bersama tim nasional.
Bagi para penggemar dan pendukung Indonesia, harapan akan performa terbaik dari Hubner tetap ada. Dengan performa yang buruk di pertandingan sebelumnya, laga ini menjadi waktu yang tepat untuk memperlihatkan perubahan dan perbaikan. Takdir Hubner dan Timnas Indonesia akan kembali diuji, dan saatnya untuk membalikkan nasib di atas lapangan.





