
Sebanyak 159 pembalap beradu nyali dalam ajang Honda Dream Cup (HDC) yang digelar di Sirkuit non-permanen Gelora Kadrie Oening, Samarinda, pada 2025. Acara ini menarik perhatian dan antusiasme yang besar dari berbagai kalangan, menjadi sebuah momen penting bagi penggemar balap motor di Kalimantan Timur. “Total starter yang masuk 159. Jadi cukup banyak, secara target pengelolaan balap AHM, secara angka oke,” ungkap Yehezkiel Felix, Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur, saat berbincang dengan media.
HDC 2025 akan mempertandingkan 12 kelas balap, termasuk kelas Vario 160 yang menjadi sorotan utama. Meski tergolong baru di level Astra Honda Motor (AHM), kelas ini sangat populer di kalangan penggemar yang biasa disebut “Anak Motor Kaltim” (Amor). Felix menambahkan, kelas Vario 160 merupakan transisi dari kelas Vario 125 dan 150, yang semakin memperkuat identitas anak motor di Samarinda. Tingginya minat terhadap kelas ini terlihat dari keikutsertaan 19 pembalap di kelas Vario 160cc standar HDC dan 12 pembalap di kelas 160 standar lokal Kaltim.
Samarinda kembali menjadi tuan rumah setelah enam tahun absen. Andhika Sabmarin, Manager Brand Activation AHM, menjelaskan bahwa pemilihan wilayah ini bertujuan untuk pengembangan. “Memang betul di tahun 2019 sudah pernah kita lakukan. Namun, ada faktor COVID-19 yang menyebabkan penundaan,” kata Andhika. Ia juga menekankan pentingnya rotasi tuan rumah untuk memastikan pemerataan acara di setiap region.
Dalam konteks ini, HDC bukan hanya sekadar balapan, tetapi juga merupakan ajang untuk menggali potensi pembalap muda Kalimantan. Andhika berharap, semakin banyak seri HDC yang digelar, semakin baik untuk pengembangan dunia balap di Indonesia. “Dengan animo peserta yang tinggi, balap ini diharapkan menjadi wadah bagi pembalap muda untuk menunjukkan bakat mereka dan meraih cita-cita di tingkat nasional hingga internasional,” tambahnya.
Gelora Kadrie Oening dipilih sebagai lokasi karena kedekatannya dengan masyarakat dan infrastruktur yang mendukung. Keberadaan sirkuit ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak pihak untuk terlibat dalam olahraga sepeda motor di Indonesia.
Selain itu, HDC 2025 menyediakan berbagai kelas yang memungkinkan para pembalap dari lintas usia dan kemampuan untuk ikut serta. Hal ini akan membantu meningkatkan ekosistem balap di Kalimantan, memberikan peluang bagi atlet lokal untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan tingginya antusiasme dari peserta dan pendukung, diharapkan event ini dapat berkontribusi terhadap perkembangan olahraga otomotif di Kalimantan dan meningkatkan minat masyarakat terhadap balap motor. Keberadaan HDC di Samarinda dapat menjadi pendorong untuk menyelenggarakan lebih banyak kegiatan serupa di masa depan, membawa keuntungan tidak hanya bagi pembalap, tetapi juga untuk ekonomi lokal.
Melihat kesiapan yang tinggi dan suntikan semangat dari penyelenggara, HDC ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga menjadi faktor peningkatan kompetisi di dunia balap motor Indonesia. Bersama dengan pelaksanaan yang baik, harapan besar mengiringi langkah para pembalap untuk meraih impian mereka di kancah yang lebih luas.





